Sugeng Rawuh....
Silahakan browser sepuasmu....
Jangan lupa commentnya yaa....
Matur Nuwun....
Minggu, 26 April 2009
Puisi Buat Adek....
Jumat, 24 April 2009
SNMPTN 2009 BEDA
Tahukah teman-teman mengenai SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang baru diadakan tahun 2008 karena (katanya) ada masalah di kubu Perhimpunan SPMB? SNMPTN ini merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dengan menggunakan soal yang sama atau setara dan diselenggarakan secara serentak.
Boleh saja teman-teman tahu itu, tapi tahukah teman-teman perbedaan SNMPTN 2008 dengan SNMPTN 2009? Iya benar tahun pelaksanaannya yang beda. Tapi bukan itu yang saya maksud di sini. Yang pasti teman-teman perlu tahu akan hal ini apalagi buat para calon peserta SNMPTN 2009 dan juga buat teman-teman yang sudah kuliah (baik yang berminat untuk pindah jurusan maupun yang sudah cinta mati pada jurusuannya hehehe….), serta buat yang pengin tahu apa itu SNMPTN 2009. Buat teman-teman yang sudah kuliah itu kan biasanya sebagai sumber informasi bagi para adik kelasnya yang masih duduk di bangku SMA. Jadi, kalau teman-teman ditanya: “ SNMPTN 2009 katanya beda ya?”, teman-teman jangan sampai menjawab: “Ah gue nggak tahu tuh!” atau lebih parah lagi menjawab: “ Ah SNMPTN 2009 itu sama persis kok ama SNMPTN 2008!”. Lha terus bedanya di mana?
Oke. Jadi intinya apa yang beda dari SNMPTN 2009? Yang beda yaitu jenis tesnya. Di website resmi SNMPTN tertulis:
JENIS TES
1. Tes Potensi Akademik (TPA)
2. Tes Bidang Studi Prediktif (TBSP):
* Tes Bidang Studi Dasar terdiri atas mata ujian Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
* Tes Bidang Studi IPA terdiri atas mata ujian Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika
* Tes Bidang Studi IPS terdiri atas mata ujian Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi3. Uji Keterampilan untuk beberapa program studi.
Bagaimana? Sekarang tahu kan bedanya? Iya benar ada Tes Potensi Akademiknya. Tes Potensi Akademik itu semacam tes yang beberapa orang menyamakannya dengan tes IQ. Pokoknya mirip tes-tes IQ gitu deh kayaknya. CMIIW
Terus bobot nilai dari TPA?
Bobot TPA (untuk prodi yang tidak mengadakan uji keterampilan) : 30% sedangkan TBSP: 70%.
Sementara untuk prodi yang mengadakan uji keterampilan (prodi keolahragaan, kesenian, dan pendidikan), bobot TPA & TBSP: 60% sedangkan uji keterampilan: 40%.
Tapi kenapa ya ada tes semacam itu? Kalau saya pribadi sih nggak masalah ada tes potensi akademik seperti itu yang memang sudah diterapkan oleh beberapa perguruan tinggi untuk menjaring para calon mahasiswanya melalui ujian mandiri, tapi bagaimanan sosialisasinya? Apakah pada detik ini seluruh calon peserta SNMPTN 2009 sudah mengetahui adanya Tes Potensi Akademik ini? Padahal penyelenggaraan SNMPTN 2009 dilaksanakan tanggal 1-2 Juli 2009.
Bagaimana pandangan teman-teman tentang tes potensi akademik ini?
Tips Ikut SNMPTN 2009
Buat kamu-kamu yang pengen ikutan spmb, berikut ada sedikit tips praktis tentang persiapan menjelang umptn. Sebenarnya kamu-kamu nggak perlu takut ya untuk ikutan spmb, yang penting kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi spmb.
Langkah pertama :
Kalo mau ikutan snmptn, ya… Diniatkan yang mantap, jangan setengah hati. Siapkan semua “senjata” serta “perlengkapan perang” untuk menghadapi yang satu ini. Mantapkan tujuan kita pengen masuk kemana, misalnya kedokteran ui, teknik elektro itb, psikologi ugm atau teknik mesin undip. Pertimbangkan pula keadaan ekonomi orang tua, cita-cita, harapan orang tua, serta peluang kerjanya setelah lulus nanti.
Beli atau pinjam soal-soal snmptn/spmb/unmptn tahun-tahun terdahulu dari kakak-kakak kelas atau saudara, terus kerjakan soal-soal itu sebanyak mungkin. Karena soal spmb itu mengulang dari soal-soal tahun terdahulu, paling angkanya yang berubah. Oya, dari dulu spmb itu namanya selalu berubah, tapi inti-nya tetap sama. Dulu namanya proyek perintis, skalu, sipenmaru, umptn kemudian spmb eh kok berubah lagi jadi snmptn.
Juga jangan remehkan mata ujian hari pertama, terutama bahasa indonesia. Rugi lho kalo nilai bhs. Indonesianya kecil, karena itu merupakan tambang nilai di spmb. Minimal bisa 25 soal yang benar.
Langkah kedua :
Kalo bisa ikutan bimbingan belajar alias bimbel, tapi kalo nggak bisa, usahakan untuk mencari referensi lain di luar bimbel, jangan malu minta ajarin sama kakak kelas yang sudah kuliah, bahkan jangan malu juga nanya sama adik kelas yang lebih pintar. Yang penting kan ilmunya bisa diserap.
Langkah ketiga :
Untuk mengukur sejauh mana persiapan dan kemampuan kita, ikut try-out spmb, pasti donk banyak tempat atau instansi di kotamu yang ngadain try-out snmptn. So jangan ragu untuk ikutan. Begitu keluar nilai try-out kamu segera cocokkan sendiri dengan passing grade jurusan dan ptn yang akan kamu tuju. Kalo nilainya cukup pilih saja, tapi kalo nggak cukup pilih alternatif lain, misalnya pilih jurusan atau ptn dengan nilai passing grade yang lebih rendah. O,ya untuk bisa mengetahui nilai passing grade jurusan di ptn, bisa dilihat di bimbel atau tanya saja sama teman yang ikutan bimbel. Jangan segan untuk konsultasi ke pengajar bimbel ataupun ke kakak kelas yang pernah lulus umptn.
Langkah keempat :
Jangan lupa untuk selalu meminta petunjuk serta pertolongan dari allah, karena hanya allah yang akan menentukan segalanya. Perbanyak ibadah sunnah, misalnya shalat qiyamul lail, puasa senin kamis, shalat dhuha, dll
Langkah kelima :
Hati-hati dengan masalah teknis pengisian formulir pendaftaran. Pengisian formulir harus tepat dan hati-hati. Tidak boleh kotor, basah, terlipat atau lecek. Karena formulir umptn akan dibaca oleh komputer sehingga hal-hal tsb sangat berpengaruh. Sayang kan…, kalo sampai terjadi “kecelakaan” pada formulir spmb, padahal sebenarnya nilai spmb kamu cukup tinggi.
Langkah keenam :
Jangan lupa untuk survei tempat umptn minimal 2 hari sebelum spmb. Ambil resiko terburuk yaitu mendapatkan meja atau tempat duduk yang kurang memadai. Jadi, siapin semaksimal mungkin. Dan pada malam hari sebelum spmb jangan terlalu banyak belajar ataupun kegiatan berat lainnya, tapi istirahat untuk menenangkan pikiran, agar besoknya bisa segar. Pakailah pakaian yang nyaman, agar tidak menggangu konsentrasi.
Siapkan “senjata-senjata” berikut : minimal 4 mata pensil 2b yang siap pakai, bisa dengan menyerut 2 ujung pensil 2b, penghapus yang bersih, penggaris, klip/penjepit kertas minimal 5 buah, pulpen, tissue/saputangan, alas, jam yang tepat, air minum. O, ya kartu ujian-nya nggak boleh lupa lho…
Kalo bisa datang jangan terlalu kepagian atau terlambat. Kalo kepagian kita bisa be-te nungguin lama, kalo telat kita juga nggak tenang ngerjain soal. Waktu optimalnya kira-kira 15 menit sebelum masuk. Hindari membawa buku yang banyak, karena memberatkan, cukup “senjata” saja yang dibawa. Yakinlah bahwa kamu telah mengisi form nama, nomor ujian dan kode soal dengan benar. Jangan lupa periksa berulang-ulang.
Untuk mengerjakan soal-soal hitungan, pertama bukalah klip pada naskah soal, kemudian pisahkan satu-satu per mata pelajaran, jepit dengan klip/penjepit kertas yang telah kamu siapkan, nah, misalnya untuk mengerjakan soal fisika, dapat menghitung/mencoret-coret pada belakang naskah soal pelajaran lainnya. Lebih mudah khan??
Kerjakanlah soal yang kamu anggap paling mudah terlebih dahulu baru meningkat ke yang sedang kemudian yang sulit, sisakan waktu minimal 15 menit untuk memindahkan ke lembar jawaban. Manfaatkan waktu-waktu “injury time” untuk mengecek terakhir kebenaran form nama, nomor dll serta jawaban pada lembar jawaban komputer. Jangan terburu-buru tapi juga jangan membuang waktu. Hindari pekerjaan yang membuang waktu misalnya menyerut pensil, dsb. Rugi lho.
Setelah selesai ujian, langsung pulang, jangan keluyuran, siapkan untuk hari kedua. Kalo perlu sembunyikan lembaran soal yang kita bawa pulang. Hindari ajakan teman untuk membahas soal atau mengungkit-ungkit tentang umptn, karena akan sangat mengganggu “jiwa” kita. Kecuali kalo sudah “kebal” sih nggak apa-apa. Kalau ketemu teman cukup dengan obrolan yang ringan saja.
Hal-hal yang tak kalah penting dalam pemilihan jurusan
Sebelum memilih jurusan, ada baiknya cari informasi terlebih dahulu agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari. Tanya-tanya sama kakak kelas atau teman, bagaimana kuliahnya, dosennya, fasilitasnya, pergaulannya, ospeknya, biaya kuliahnya, praktikumnya, dll.
